Kamis, 26 Mei 2016

Ulasan Jogja Idol Festival 2016: Kaum Wibuk dan Maniak Bersatulah!


Disclaimer:
Tulisan ini hanya opini semata, dengan standar penilaian serta intepretasi dari sudut pandang saya (cowok normal). Oleh karenanya, pasti ada perbedaan pendapat dan sudut pandang. Sehingga saya mempersilahkan kepada siapa saja (termasuk para maniak) untuk memberikan komentar, saran, atau masukan! Jadilah wibuk yang bijak, dengan saling bertukar pendapat secara santun! Serta menjunjung norma kesusilaan (niru-niru rektor U*M)! Saya memindahkannya ke postingan biasa karena seseorang maniak menyarankannya, dan saya juga ingin banyak mendapatkan feedback.

Pengantar
Budaya (ng)idol saat ini semakin menjamur di Indonesia. Akibatnya, hal ini juga berimplikasi dengan meningkatnya jumlah wota dan wibuk yang haus akan even-even jejepangan! Mereka harus dipuaskan syahwatnya dengan melihat ke”moe”an serta Ke”Kawaii’an para adek-adek yang lucu. Oleh karenanya JIF 2016 22 Mei 2016, ini harus dan wajib untuk diselenggarakan. 

Mengenai genre musik di JIF, banyak sekali alternative lagu yang dibawakan oleh para idol grup lokal. Karena sudah terpengaruh dengan idol-idol mainstream dari Jepun sono, sebut saja EKIBI48 dan familynya. Maka sudah pasti, para wota (mulai saat ini saya gunakan kata Maniak, karena saya suka kata ini :v) sudah terbiasa mendengar lagu-lagu mainstream dari grup itu, yang sudah pasti juga sering dibawakan di even even Jejepangan sebagai lagu wajib. Namun, seperti tahun sebelumnya, populasi idol grup lokal yang mengcover lagu 48 family di JIF sudah mulai sedikit. Mungkin dalam event ini, hanya 3 atau 4 lagu dari 48 family yang dicover oleh idol grup yang tampil di JIF 2016. Mungkin para maniak sudah merasa jenuh dengan 48 family, dan mulai mencari alternative idol lokal yang tidak mengcover lagu-lagu mereka. Kebetulan di JIF 2016 idol grup lokal sudah tidak lagi terpaku pada lagu-lagu 48 family.

Sebut saja AiMon yang mulai berani membawakan lagu-lagu PASSPO. Kemudian ada Ministry of Idol (MoI) yang menampilkan lagu-lagu dari E-Girls. Ada juga Beat Metal project yang khusus mendedikasikan diri mereka untuk mengcover lagu-lagu BABY METAL. Selain itu ada juga GAMBURISU yang mungkin mengkover lagu-lagu boyband Johnny’s (?). Danshou Shokku juga tidak ketinggalan membawakan lagu dengan konsep DANSO(?) (Cwek jadi cwok cakep). Kemudian ada juga Devil lust yang mengcover lagu-lagu idol dengan konsep sexy(?). Momiji velvet yang sudah membawakan lagu-lagu Momoiro Clover,  danjangan lupa bahwa guest star utama kali ini Enka Girls, yang membawakan music tradisional jepang bergenre enka diremix oleh seorang DJ cwek MOE!. Sehingga boleh dikatakan bahwa JIF 2016 berusaha untuk mengatakan bahwa idol itu ga cuman 48 family!

Saya ga akan berpanjang lebar lagi, oke saya akan menceritakan even JIF 2016 kali ini ya. . . tahun lalu saya menjadi panitia  JIF 2015 dan mendapat kebagian jatah menjadi security. Pas perfomnya LuSca, dan saya ditugasi menjaga stage sayap kiri. Saya melihat tingkah laku maniak, dan Sejak menjadi security itu saya sadar, bahwa dalam perspektif masyarakat awam tingkah laku maniak itu menyeramkan dan beringas! Hehehe

Tempat atau Lokasi Acara
Acara ini bertempat di gor Klebengan sebelah utara fakultas kedokteran hewan UGM, Jogjakarta. Akses menuju ke gor kalau dengan menggunakan kendaraan umum tidak ada. Sehingga kalau tidak menggunakan kendaraan pribadi, maka penonton harus turun di shelter transjogja terdekat dan berjalan kaki sekitar 500 sampai 800 meter. Lumayanlah itung-itung pemanasan dan berolahraga.  :v 

Ane datang jam 11 siang, dan ane pikir acaranya berlangsung dalam gor yang indoor. . ane agak curiga sih sebenarnya, pas mau parkir motor kok banyak adek-adek cwek lucu pakai kostum basket, ane mikir mereka mau bergerombol cosplay kuroko, eh… ternyata mereka memang main basket beneran. Kalau udah begitu sudah pasti acara ga di dalam gedung, dan pas tahu ternyata acaranya terbuka dilapangan bola. Tempat ngiup dari terik matahari cuman ada stan terep, dan tribun. . . overall acaranya mau dibuat kayak konsep konser a-nation gtw kali yak, ditempat terbuka dan dibawah matahari musim panas bertemperatur 30 – 33 derajat celcius! 

Masalah tempat ane kagak komen sih, cuman ya itu  buat ke toilet susahhhhh. . :v untung dekat dengan masjid, jadi buat maniak alim masih bisalah menentramkan kokoronya sebentar di Masjid dan numpang pipis. . :v karena dilapangan sudah pasti faktor cuaca juga menentukan, kalau panas banget penonton gak mau panas-panasan didepan stage. Tapi kalau ujan juga, penonton ga mau ujan-ujanan. . manusia ini serba salah terus.  Sebenarnya ane sih sip-sip aja, cman klo dilapangan dan kering serta ada hentakan kaki, maka debu-debu akan berterbangan ke angkasa, apalagi kalo ada yang mosing. . hehe karena mata ane ga kuat kena debu, jadi klo ada yang mosing ane nyingkir dulu. . :v


Jalannya Acara
Ane masuk dan langsung bayar tiket 25k, kalo pre-sale cuman 20k. . selisih 5k. . Bukti karcis dalam bentuk gelang, namun yaitu, gelangnya ga direkatin, tapi disteples. . Kualitas gelang tiket juga ane pertanyakan kok gampang banget sobek(?). . Gelang ane terlepas karena basah oleh keringat dan akhirnya sobek. Untung securitynya masih mengijinkan ane keluar masuk dengan menunjukkan gelang karcis yang bentuknya sudah ga karuan. .
Suasana Ketika Lomba Karaoke
Saat ane masuk, lomba karoke sudah berjalan, cman yaitu sangat sedikit (bahkan tidak ada) orang yang menonton peserta karoke langsung di depan stage. Mungkin karena panas ya? Jadi banyak yang memilih duduk dan bercengkrama di tribun. Sempet kasihan juga sama peserta karoke kok kayak nyanyi-nyanyi sendiri dengan ngadep langsung ke juri tanpa ada yang nyorakin. . Klo event dikota sebelah timur yang ane datengin, tiap lomba karoke pasti banyak penonton yang nyorakin ye.
Pengunjung di tribun
Jumlah stan yang sangat sedikit dibandingkan tahun lalu, jadi ane kalo mau makan yang makanannya ga tersedia di dalam tempat acara terpaksa harus keluar. Rundown acara terlihat tersusun sangat rapi, dengan adanya jeda atau istirahat di setiap waktu shalat. Mungkin Jif 2016 ngajarin kita jadilah maniak yang tidak lupa kepada Tuhan. 0:) 





Penampilan AiMon
Sekitar jam 11 lewat dikit setelah lomba karoke berakhir, AiMon mulai tampil. . ane baru pertama kali nonton dan dengar idol grup lokal bernama aimon.  Oh usut punya usut mereka berasal dari Bandung. Karawang. (Thanks to Dob*dz and Ruru to give the right fact :v) Membernya ada 4 orang moe-moe semua sih, cman klo ane pribadi suka yang twintailan sm yang berambut coklat. Ane kagak tahu nama mereka, ane pelupa juga sih. . . :p yang jelas mereka mengcover beberapa lagu PASSPO (?).  AiMon membawakan lagu dengan lipsing, jadi ane ga bisa dan ga berani memberikan penilaian.
in action. . nama tanya om Har*s nanti?!





Periksa Hasil Jepretan


 Tapi walaupun termasuk idol baru, interaksi antara member dengan penonton di panggung sudah cukup baik. Beberapa  member memberikan pertanyaan kepada penonton, dan memberikan hadiah berupa pin mereka. Sebelum penampilan mereka berakhir, member AiMon menawarkan untuk merayu atau menggombali mereka, dengan hadiah pin bagi siapa saja yang berani. Namun sayang, tidak ada penonton yang berani. Akhirnya mereka menampilkan beberapa lagu, ditengah panas mungkin hanya terlihat sekitar 100 orang penonton yang menyoraki AiMon. Namun tetap saja suasana pecah dengan tindakan “beringas” maniak.
Member Aimon sebelum pulang :)
Akhir penampilan saya mendapatkan pin dari AiMon, yang memiliki simbol seperti perisai suku Dayak dan didalamnya ada kanji (Ai) dan (Mon) yang berarti gerbang cinta (?). Sebelum AiMon pulang saya sempat memfoto keempat member mereka. Sayang tidak ada waktuyang diberikan untuk interaksi atau meet and greet,selain itu mereka juga tidak menjual swag, sehingga data tentang mereka saya kurang tahu.

Penampilan Kementrian Idol [Ministry of Idol]
melihat booth Kementrian Idol

                Setelah AiMon, maka ditutup dengan jeda shalat dzuhur. Waktu istirahat saya gunakan untuk mencharge energy saya dengan menikmati es teh dari stan sebelah, dan ngobrol dari seorang staf LuSca yang sedang berlibur ke Jogja untuk menonton JIF. Sebelum Kementrian Idol perform, saya menyempatkan mampir ke booth mereka, untuk melihat swag yang mereka jual. Akhirnya saya membeli beberapa swag mereka, yaitu kaos dan 2 cd single mereka yang berjudul coklat pink dan salam kenal. Untuk poster dan foto ane berpikir membeli belakangan, ketika member AiMon datang ke booth mereka stelah tampil.
Penampilan Kementrian Idol
Setelah ane lihat member kementrian idol udah bersiap-siap tampil dengan masuk ke tenda performer, ane langsung bersegara ke depan stage. Kaos kementrian idol yang tadi ane baru beli langsung ane buka, dan ane taruh dan rentangkan didepan pagar pembatas yang memisahkan stage dengan penonton, udah kayak mau nonton bola aje ini, pikir ane. Hehehe
Riri
Kementrian Idol in action :v
Setelah ane taruh kaos itu, tiba-tiba ane di notice sama seorang maniak, dikira ane maniak sevuh Kementrian idol kali ye. :v  Padahal baru di JIF 2016 ini ane lihat anak-anak kementrian idol :v. . akhirnya dia Tanya-tanya gtw, sama siapa nonton, siapa member yang paling disukai, mau masuk fanbase ga?, biasalah pertanyaan standar yang dilontarkan ketika maniak menemukan teman seidealisme (?) apasih?. :v ujung-ujungnya ia bertanya beli kaosnya dimana?, ane jawab, “di boothnya disono tuh!”, dia langsung bergegas meninggalkan saya, dan dengan sigap segera ke booth itu untuk membeli kaos juga. Balik-balik anak ini udah ade disamping ane aja, dan juga ikut-ikutan membentangkan kaos kementrian idol di pager pembatas :v. . . Pas die asyik moto-motoin member kementrian idol, dia minta  tolong ane jagaian kaosnya lagi. .
Maniak pakai baju kolpri :v
Kementrian idol perform dan dibuka dengan lagu intro e-girls kayaknya (?), ane baru liat dan mbatin, “wew moe- moe juga ini member kementrian idol”. Langsung aja ane juga ikut “beringas”, dan asyik terbuai dengan adek-adek luchu mojang bandung :v. . .  penampilan mereka lumayan baguslah, tapi yaitu, saya ga terbiasa denger genre lagu single ori mereka. Lagu-lagu galau gimana gtw(?), ya tapi ane juga ikut teriak “Coklat-coklat Pink!”. :v Ane agak kecewa sih dengan oknum dokumentasi dari PANITIA JIF yang menutupi pandangan ketika MOI sedang tampil, motonya lama banget dan ga pindah-pindah, padahal udah saya teriakin “blocking woy!”
Blocking oleh oknum panitia :v
Dibeberapa lagu ada maniak yang super  “beringas”. Saya sampai tersakiti dan menjadi korban, karena ada maniak bertubuh besar merengsek maju ke depan ketika asik nge”maniak”, dan akhirnya saya terdorong ke depan terjepit pagar pembatas besi. Maniak itu berhenti dan meminta maaf ke ane ketika ane bilang, “SAKIT BUNG!”.
Si Karin >,<
Liat idol grup ga lengkap kalau ga liat tingkah laku beringas maniak ada maniak yang pakai kopiah, pakaian batik korpri ala PNS gtw. . . apalagi ketika kementrian idol mulai fortune cookienya ekibi. . pas intro music maniak udah teriak ‘”cabe-cabean, cabe-cabean”. chant jogetnya pas meliuk ke kiri diteriakin “Kiri”, pas meliuk ke kanan dan ke kiri, maniak juga teriak “Kiri, Kanan, Kiri, Kanan”. . udeh kayak lomba gerak jalan aje! :v  apalagi ditambah teriakan “this is awesome!” udah suasana tambah mencengkam. Sambil menunggu member lain ganti baju, (temen ane Do*odz yang jagain mereka pas ganti) member mempromosikan apa saja yang mereka jual di booth. Dasar maniak, ada yang nyeletuk “Jual Gatcha juga gak?” .:v Bahkan ada salah satu maniak yang berusaha mengangkat-ngakat kaos yang ane rentangkan agar juga bisa dinotice sama member! :V Kelakuan kelakuan! :vOverall penampilan Kementrian idol sudah cukup bagus. Tapi mungkin ane pribadi masih agak bingung dengan konsep kementrian idol, apalagi lagu ori mereka menurut ane ga pas sih sama selera music ane jadi ya gmana gtw,. . .
Cylla (?)
Nazla!

Setelah mereka perform ane kembali ke booth dan berinteraksi serta meminta beberapa foto two shot dengan beberapa member. Mereka cukup ramah, dan murah senyum. . saya membeli potopack Karin dan poster Riri, habis kebetulan yang jaga Riri. Sebenarnya mau beli lebih, apaboleh dikata duit di dompet udah abis, dan ga bisa debit juga.  Hiks T_T. . . akhirnya saya malah lebih banyak ngobrol dengan riri, mungkin karena kami berzodiak leo ya? Jadi cepet akrab. Teman wibu saya si Adv*n juga sepertinya menikmati mengobrol dengan riri juga. . :v. Sembari mengobrol saya melihat maniak-maniak melakukan mosing ketika beat metal project tampil. Tepat Jam 16, akhirnya para member kementrian idol langsung pulang ke Bandung. Saya melihat kepergian mereka sembari berjalan menyusuri sudut-sudut gor klebengan untuk mencari ATM.  Terima kasih! Sampai berjumpa kembali!
2 shot sama Riri :v
2 shoot sama Nazla
Nazla
 
Karin x Pikachu :v
2shot sama Karin :v

Penampilan Idol lainnya Sebelum Enka Girls
Walah, setelah Kementrian idol perform ane ga seberapa memperhatikan jalannya acara, karena perut ane udah lapar. Celakanya uang ane habis, dan akhirnya terpaksa harus keluar tempat acara. Samar-samar terdengar devil lust perform. Devil artinya setan, lust artinya nafsu (?). Saya ga bisa menilainya karena hanya dari jauh melihat dan mendengar. Intinya ane jalan agak lama, karena plaza agro ugm tutup, sehingga ATM Mand*ri di sana ga bisa dimanfaatkan. Pada akhirnya ada beberapa penampilan yang terlewatkan karena sibuk cari makan dan ATM.
Setelah menarik duit dari ATM yang akhirnya nemu lumayan jauh,  ane makan  di warung dekat gor klebengan. Disalah satu warung tersebut hanya terdapat 4 orang pembeli yang sudah berpasangan masing-masing. Sittttt. . ane beli dan makan sendirian sembari melihat orang bermesra-mesraan. . terngiang-ngiang dibenak ane teriakan para maniak pas nonton AiMon dan kementrian idol tadi, “This is Awesome!”. .  “Awesome” gundulmu kui!. . makan sendirian ditengah orang bermesraan itu butuh keberanian LUAR BIASA! :v Tanpa basa basi ane sikat habis makanan ane, karena liat orang bermesraan didepan ane sementara ane sendirian itu bukan pemandangan” awesome”. :v  Ketika kembal ke tempat acara, hari sudah senja, tampak matahari bersiap-siap ke peraduannya di ufuk barat.  Awan yang menggelayut manja dilangit yang mulai menghitam mulai bertambah banyak, dan menambah syahduhnya acara JIF 2016. Sampai dalam tempat acara saya bertemu dan ngobrol-ngobrol lagi. . Ternyata Enka Girls sudah ada di booth bekas kementrian idol. Mereka memberikan tanda tangan gratis, dan ada sesi two shoot dengan para member enka girls. >,<
Teman saya Dob*dz sudah menunggu momen ini, tanpa sepengetahuan ane, dia mengerahkan segenap cadangan uangnya dan berfoto dengan seluruh member enka girls (Selesai acara dia dapat bonus two shoot sama manajernya) m(__)m. ane mulai duduk ditribun, sembari melihat antrian maniak yang berkerumun di depan booth enka girls tanpa mempedulikan tetesan air langit yang menghujam bumi. Si a’a Har*s seorang staf LuSca yang sedang berlibur segera memamerkan hasil two shootnya kepada saya. Saya juga teracuni dan pengen “itu”  juga. . . namun tiba-tiba si Dob*dz datang, dan saya pengen lihat hasil two shootnya. Namun, ternyata lacur hasilnya, fotonya item banget. . sumpah di foto itu dia menjelma jadi orang negro :v.
Adzan Maghrib pun mulai menggema di penjuru gor, menandakan sang surya sudah mulai beristirahat dan digantikan Chandra yang enggan menampakkan dirinya, karena awan menghalangi penampakannya. Malam ini bintang tidak terlihat di gor klebengan, hanya terdengar suara riuh dan tawa canda, serta beberapa member enka girls yang ngomomg chotto matte chotto matte! Namun sayup-sayup suara itu menghilang dikejauhan, karena langkah kaki ane yang pergi meninggalkan tempat acara.
Anepun pergi menyusul Har*s yang lebih dahulu menyerukan panggilan sayang sang Pencipta semesta alam. Akhirnya ane maghrib berjema’ah di masjid utara gor Klebengan. Ane kaget, bahwa ternyata imamnya masih muda, dan pas shalat ashar tadi ane bertemu dengan dirinya, yang lagi membersihkan karpet dan mengepel teras masjid.
Setelah shalat maghrib, saya kembali ke tempat acara dan sengaja lewat didepan booth Enka Girls, saya melihat si Dob*dz dengan rambut yang basah berdiri didepan booth enka girls, dengan sekali-kali matanya menatap tajam ke arah member enka girls :v. saya pun menegurnya, “ngapain disini?”, “mau foto lagi?”, tiba-tiba salah seorang panitia menepuk pundaknya dan berkata, “Udah b*dz, udah b*dz!”. Mungkin ia bermaksud menghentikan dob*dz agar kagak khilaf. :v dan terlihat dari sorot mata Dob*dz yang tajam, dan raut wajahnya yang suram, bahwa tampaknya dia kurang puas dengan hasil fotonya tadi. . . .
“ayo yang mau foto!’ “dijamin klo ga foto nanti menyesal seumur hidup!”. . . .tiba-tiba mungkin mbak LOnya enka girls menawarkan untuk berfoto bersama members. “Wah ini”, pikir saya. Setelah magrib antrian tidak lagi panjang. Hanya terlihat beberapa maniak yang minta tanda tangan gratis, terlihat seorang maniak mempersilahkan hapenya untuk ditanda-tangani bagian belakangnya. Anepun memberanikan diri untuk mendaftar berfoto, saya bertanya, “apakah masih antri?”. “Tidak” sahut seorang mas-mas panitia bertubuh tambun, berambut pendek. . . Saya dipersilahkan masuk kedalam booth Enka girls, yang mungkin hanya berukuran 2,5 X 2,5 meter, dan dibatasi oleh kain pemisah berwarna hitam. Sehelai kain hitam yang digunakan sebagai pembatas dengan booth Takoyaki Umai yang berada disisi timur booth enka girls.
entah kenapa ga bisa di rotate :v 2 shoot sama shiori :v
Setelah menyelesaikan urusan administrasi, saya disuruh memilih dengan siapa saya berfoto, saya malah balik bertanya, “sekarang member yang tersedia siapa saja?”, “hanya ada Rui dan Shiori!”, jawab pria berbadan tambun tadi. “yaudah saya berfoto dengan keduanya!” . Saya melepaskan tas ransel saya, dan meminta tolong Dob*dz untuk membawakannya sebentar.  Akhirnya saya mulai berfoto, pertama dengan si shiori yang mengenakan yukata berwarna ungu. Tiba-tiba teriakan maniak tadi siang terdengar dihati saya, “This is awesome!”. . . karena terlihat wajah shiori yang terlihat dengan sangat jelas, terpantul oleh terangnya cahaya lampu Philips yang ada disebelah timur. Wajahnya yang mungil, rambut hitam. . dengan gaya ikat rambut ponytail, dan poni tengah yang sangat lucu. . . . “This is awesome!”. .teriakan ini baru tepat untuk kembali digunakan! :v Setelah melihat kearah saya, iapun mendekatkan pipinya kearah saya.” Wah cewek ini sangat mungil!”, Seru saya. . . Mungkin klo di game VN yang saya pernah mainkan, karakter cowok pasti ngomong “Kao ga chikai sugiru!” dalam situasi ini :v Disini kosentrasi saya buyar, harus pose kayak apa ini? Hemmm. . tak sempat berpikir akhirnya saya ikut posenya Yuria. . PISUUUUU!!!!  Dengan senyum dia menjabat tangan saya dan berkata, Arigatou, dan Telima kasih. . dengan logat cadelnya :v. . . yang moto bilang chotto matte, dan dia juga bilang chotto matte! . . entah kenapa hari ini chotto matte paling banyak terucap! :v



Giliran kedua dengan Rui . . ya ampun. . Rui ini prototype ideal heroine dalam game VN yang saya sering mainkan. . . gaya rambut side tail sebelah kanan. . rambut diponi dibagian depan, dan dengan tinggi antara 157 cm. . .rambut pendek sebahu. . hitam pekat dan berkilau terkena cahaya lampu.  Bagaikan mutiara hitam yang baru saja ditemukan dari lautan, dan kemudian terpapar cahaya matahari serta memantulkan cahayanya kepada siapa saja yang melihatnya. . :v. Bibir mungil dan tebal dibagian bawah, polesan lipstick merah menyala mempertegas raut imut yang terpapar ketika melihat mukanya. . . dalam situasi ini mah saya pengen ngechant, “This is super awesome!”. . tanpa basa-basi Rui langsung berdiri disebelah kanan saya. . Wajahnya dekat sekali, sampai bersentuhan dengan wajah saya. .:v tangannya berada dibelakang bahu saya. . :v akhirnya saya memberanikan diri merangkul pinggulnya, dan pelan-pelan berkata, “Kouyatte ii desuka?”. . .tidak ada balasan jelas darinya, dia hanya tersenyum dan matanya melihat tajam ke arah kamera hehehehe :v setelah berfoto sebenarnya saya pengen ngobrol-ngobrol dengan Rui. .  Rui berkata, “chotto matte ne” kepada saya. . belum sempat saya membalasnya, si LO udah duluan aja ngomomg, “chotto matte itu artinya tunggu sebentar ya mas!”. Walah saya cuman senyum kecut aja hehe. . .
2 shoot sama Rui

Akhirnya saya mengambil hasil foto saya dengan Rui dan Shiori. Wew hasilnya lebih bagus daripada punya Dob*dz. :v Karena jeda yang begitu panjang sebelum momiji dan enka tampil, akhirnya saya menyempatkan untuk makan takoyaki umai yang boothnya terletak di samping booth enka girls. Wew, sambil menunggu pesanan takoyaki, ane dan adv*nt iseng-iseng bercandain penjualnya, “kenapa namanya umai?”, “kenapa ga kimochi aja?” atau “takoyaki hayaku?”. . jadi setelah makan ini malamnya pas main ga hayaku (cepat) keluarnya. . . :v Sambil menunggu kami disuguhi pemandangan yang menakjubkan :v 

Penampilan Momiji Velvet dan Enka Girls
Tibalah giliran momiji velvet tampil, suasana sudah mulai hujan. . terlihat penonton begitu semangat  untuk ngechant mengikuti irama dan bernyanyi bersama. Apalagi ketika beberapa lagu dari Momoiro dinyanyikan, maka pecahlah suasana. Hujan semakin intens menghujam bumi, sehingga membuat Adv*nt bergegas untuk mengambil jas hujannya. Ia menawarkan jas hujannya ke saya. Karena memang jas hujannya ponco yang bisa digunakan untuk dua orang. Jadilah kita nonton konser idol ditengah hujan seperti barongsai. :v Ketika momiji tampil saya hanya melihat tingkah laku maniak, ada yang melemparkan light stick mereka ke atas, ada yang jingkrak-jingkrak, teriak-teriak dan sejenisnya. Intinya penonton terlihat masih semangat.  Bahkan anak cheerleader basket dari gedung sebelah selatan juga terlihat ikut bergoyang bersama. 

Penampilan penutup JIF 2016, Enka Girls!

DJ Airi

Melihat dari perspektif lain :v
Ketika penampilan terakhir dari Enka Girls, saya sudah sangat letih. Tapi mungkin karena sebagian jiwa maniak dari saya masih excited. Akhirnya saya memaksakan diri untuk berdiri hingga acara selesai. Penampilan enka dibuka dengan lagu enka remix yang memperkenalkan seluruh member. . . “zekkyu~ hare hare Shiori . . . Zekkyu~ hare hare Rui. . .dst”. lagu enka ya seperti lagu tradisional Jepang lainnya, berlirik sangat panjang. Penonton belum terbiasa dengan lagu enka, jadi masih diam dan mengamati. Intinya enka girls menampilkan 10 lagu lebih, kombinasi antara remix dan enka terdengar aneh pada awalnya, tapi kalau sudah terbiasa menjadi lagu yang easy listening. :v saya dan Adv*ent pun pindah ke sisi barat stage, dan wow banget ya lihat penampilan dari sisi barat :v hehe pengalaman yang tak bisa dilupakan. Ketika melihat Dob*dz diatas panggung saya pung mengelu-elukan namanya, dan ga ngira maniak dikiri dan kanan saya ikut-ikutan. Terakhir setelah enka selesai perform, maniak meneriakkan chant, “sankyu enka!”, saya malah mengubahnya menjadi “Indonesia!”. . denga tepuk tangan dua kali persis kayak mendukung atlet nasional hehehe :v bener-bener pengalaman yang menarik :v
 
Kesimpulan
Sebelumnya ane sangat berterima-kasih kepada panitia JIF 2016, yang sudah mensukseskan acara ini. :v tahun depan lagi ya! :v Menurut ane acara berlangsung dengan baik sesuai rundown. Bahkan menurut ane JIF merupakan satu-satunya acara di Indonesia yang bener-bener berisi tentang idol. Namun kenapa kok sepertinya kapasitas gor tidak terpenuhi. Idealnya gor ini bisa menampung sekitar 2000 sampai 3000 orang, namun pas puncak acara seperti hanya sekitar 300 sampai 450 orang yang memadati stage. Artinya mungkin hanya sekitar kurang 25% kapasitas yang terpakai.
Panitia JIF 2016 Terlihat sibuk sekali
Publikasi acara menurut saya masih kurang greget, banyak yang terlewatkan. Termasuk penggunaan website yang kelihatannya tidak pernah aktif. Twitter juga kurang disosialisasikan. Hanya mengandalkan akun FB yang di follow sekitar 2000 orang padahal mungkin target 2500 orang(?). Sehingga info mengenai JIF mungkin kurang bisa disampaikan kepada seluruh maniak di JOGJA dan sekitarnya  mungkin. . .
Mengenai tiket? Kalau menggunakan standar Jogja apakah 25k itu mahal? Untuk saya pribadi 25k udah sangat sebanding dengan penampilan beberapa idol yang tampil. Tapi kalau digunakan menggunakan pendekatan ekonomi, termasuk umr kota Jogja yang katanya kurang dari 1,5 juta. Maka angka 25k itu mungkin relative mahal. Apalagi acara diselenggarakan pas tanggal tua, dan kemungkinan para maniak di Indo yang masih sekolah mungkin tidak memiliki cukup uang. Selain itu kebanyakan alternative lagu dan performer  yang diusung bukan dari 48 family, jadi mungkin kurang begitu familiar di maniak-maniak yang hanya 48 oriented! Alhasil mungkin mereka menganggap acara ini kurang menarik.
Mohon maaf apabila ada kesalahan kata, semua tulisan ini murni opini ane pribadi. . hehe 

Special thanks :
Panitia JIF 2016, Para Performers, Adv*nt, Dob*dz, dan Har*s :v
maniak bersatulah!

Tidak ada komentar:

Posting Komentar